Kisah Kakek, Cucu dan Kudanya

Kisah Kakek, Cucu dan Kudanya, – Di pertemuan pertama kita, kami ingin menampilkan sebuah tulisan yang diangkat oleh seorang moderator di sebuah Forum Terkenal di Indonesia. Kisah ini sangat bagus dan menginspirasi tentang kehidupan. Berwin adalah nama moderator tersebut dan walau tulisan ini merupakan Copy Paste, namun kami menganggap sangat penting tentang filosofi yang sangat bagus ini untuk dibaca dan dibagikan kepada semua orang. Dan penulis sudah meminta izin terlebih dahulu kepada sang empunya tulisan, jadi … selamat menikmati…

Ada sebuah kisah mengenai seorang kakek yang selalu hidup untuk hanya hari ini. Dikatakan hidup hanya untuk hari ini karena memang dalam kehidupan kesehariannya sangat sederhana kalau tidak mau dikatakan melarat.

Dia hidup bersama seorang cucu laki-lakinya disebuah desa secara sederhana bahkan terbilang miskin dan hanya memiliki seekor kuda. Ayah dari cucunya telah meninggal akibat terjatuh ketika melatih seekor kuda liar.

Suatu kali kudanya hilang dan lepas dari tempatnya, para tetangganya lalu berkata, “Wah kasihan sekali kakek tua itu kuda satu-satunya hilang, dari dahulu sudah kubilang untuk membuat kandang bagi kudanya dan tidak hanya menambatkan disebuah pohon. Sungguh tidak beruntung nasibnya kehilangan satu-satunya harta paling berharganya.”

Namun kakek itu berkata, “Yang harusnya terjadi akan terjadi, semua sudah terjadi buat apa dipermasalahkan lagi. Kita belom tahu keseluruhan ceritanya, hidup belom berakhir.”

Lalu hari demi hari berganti dan pada suatu hari kuda itu tiba-tiba saja kembali dan membawa sekelompok kuda liar lainya.

Lalu semua orang berkata, “Wah beruntung sekali kakek itu sekarang dia memiliki kawanan kuda yang banyak, dia dapat menjadi orang kaya sekarang dengan menjual kudanya.”

Sang kakek berkata, ” Yang tidak harusnya terjadi tidak akan terjadi, beruntung atau tidak kita belom tahu. Hidup belom berakhir.”

Karena kuda harus dilatih dan dijinakan terlebih dahulu sebelum bisa dijual maka sang Cucu berusaha melatih dan menjinakan kuda tersebut tetapi pekerjaan E-Sports Maxbet menjinakan kuda itu sangat berbahaya dan beresiko.

Para tetangganya berkata, “Kakek apa kamu tidak khawatir sesuatu terjadi pada cucu laki-lakimu itu seperti yang dialami ayahnya di ? “

Si kakek berkata, “Masa lalu sudah lewat, jangan lagi membawa bebannya sedangkan hari esok belum tiba kenapa harus mendatangkannya. Yang harusnya terjadi akan terjadi yang tidak akan terjadi tidak akan terjadi.”

Setelah melatih beberapa kuda tiba-tiba si cucu ini terjatuh dari kuda dan kakinya patah.

Para tetangganya sekarang berkata, “Malang sekali nasib kakek itu, cucunya terjatuh dari kuda dan sekarang kakinya patah mungkin akan pincang seumur hidup.”

Kakek itu berkata, “Hidup belum berakhir, kamu hanya baru tahu 1/2 kisahnya saja kita tidak dapat menilai apakah ini kemalangan atau bukan.”

Selang beberapa saat negara tempat kakek itu tinggal berperang dengan negara lain dan para pria yang dapat memegang senjata di paksa menjadi tentara oleh kerajaan dan banyak yang gugur dimedan perang.

Para tetangganya banyak yang sedih dan menangis karena anak-anak mereka, kakak-kakak atau adik-adik mereka, suami mereka banyak yang gugur dalam perang.

Tetangganya kemudian berkata,” Beruntung sekali si Kakek cucunya kakinya patah terjatuh dari kuda, karena itu dia tidak dipanggil wajib militer dan sekarang tetap hidup.”

Si kakek lalu berkata, “Kenapa kalian tidak juga mengerti dan menjadi bijaksana, hidup belum berakhir kalian hanya baru mengetahui 1/2 kisahnya saja. Jangan membawa beban masa lalu ataupun mendatangkan harapan dari masa depan, jalani saja hari kalian sebagaimana adanya. Yang harusnya terjadi akan terjadi yang tidak harusnya terjadi tidak akan terjadi.”

Nah, begitulah kisah ini, pelajaran yang bisa dipetik adalah terkadang manusia memang terlalu cepat mengambil kesimpulan atas apa pun yang terjadi dalam hidupnya. Semoga kisah ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua…..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s